Gubernur Bali Wayan Koster Serahkan Bantuan Perbaikan Pura Pucak Tinggah yang Terdampak Bencana


Tabanan, punapigianyar.com - Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan perbaikan untuk Pura Pucak Tinggah yang terdampak bencana, bertempat di Pura Pucak Tinggah, Desa Angseri, Tabanan. Bantuan ini diserahkan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kerusakan fasilitas keagamaan akibat bencana.

Wayan Koster yang didampingi oleh pengurus pura setempat dalam penyerahan bantuan menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses perbaikan Pura Pucak Tinggah, sehingga aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan lancar.

Pura Pucak Tinggah merupakan salah satu pura penting di Desa Angseri, dan kerusakan akibat bencana telah mengganggu aktivitas keagamaan masyarakat setempat. Dengan bantuan ini, diharapkan proses perbaikan dapat segera dilakukan dan masyarakat dapat kembali melaksanakan aktivitas keagamaan dengan nyaman.

Wayan Koster juga mengapresiasi upaya pengurus pura dan masyarakat setempat dalam menjaga dan memelihara Pura Pucak Tinggah. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara fasilitas keagamaan.

Gubernur Koster Apresiasi RS Kasih Ibu Berhasil Sembuhkan Pasien WNA, Tingkatkan Citra Pariwisata di mata Dunia

 











Denpasar, punapigianyar.com - Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi pelayanan kesehatan yang dilakukan Rumah Sakit Kasih Ibu kepada seorang Warga Negara Asing (WNA) yang mengalami sakit autoimun sampai berhasil sembuh.

Apresiasi yang disampaikan langsung Gubernur Bali kepada Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, dr. Ni Kadek Dwi Widhyari, MM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia kepada pariwisata Bali.

“Keberhasilan ini juga akan menjadi promosi kepada negara luar. Terimakasih Rumah Sakit Kasih Ibu atas pelayanannya,” ujar Gubernur Wayan Koster saat berdialog bersama WNA asal Norwegia (pasien yang sembuh, red), Dagny Magdalene Jaeger Markussen di Jayasabha, Minggu (Redite Keliwon, Watugunung) 29 Maret 2026.

Sebelumnya, Dagny Magdalene Jaeger Markussen menceritakan ia mengalami sakit selama 18 tahun, di umur 15 tahun rambutnya mengalami kerontokan, bahkan penyakit dalam yang ia derita tidak bisa diobati di negaranya tinggal (Norwegia).

Pada bulan Oktober tahun 2025 ia memutuskan untuk datang ke Bali, selain berobat, tujuannya ke Bali juga untuk mencari hiburan agar sakit dalam yang dideritanya bisa berkurang.

“Selama Saya berobat di Bali, Saya diberlakukan secara adil, sekarang kondisi Saya membaik, Saya sudah bisa makan, mandi, dan membawa sepeda motor sendiri. Terimakasih R.S Kasih Ibu dan Bapak Gubernur Bali, Saya selama di Bali mendapatkan kenyamanan dan orangnya ramah – ramah,” ungkap Dagny Magdalene Jaeger Markussen.

Sebelumnya, Dokter yang merawat pasien, dr. Gede Kambayana, Sp. PD-KR dihadapan Gubernur Bali menjelaskan bahwa pasien WNA Norwegia, Dagny Magdalene Jaeger Markussen sempat mengeluhkan sakit nyeri pada bagian tubuh yang tidak bisa kami ketahui sakitnya apa, pasien juga mengalami gangguan pernafasan.

“Pada bulan November 2025 kami melakukan investigasi secara mendalam, dan akhirnya dianogsisnya ketemu, dimana pasien mengalami sakit autoimun dan syukurnya kami bisa menanganinya. Meskipun pasien sudah pulih, kami tetap memberikan pelayanan rawat jalan kepada pasien,” lapor dr. Kambayana.(RED-BN)

Hadiri Upacara di Desa Adat Guliang Kangin, Wagub Giri Prasta Tegaskan Komitmen Ringankan Beban Yadnya Krama

 

BANGLI, punapigianyar.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri rangkaian upacara Mecaru, Mendem Pedagingan, dan Melaspas Sanggah Gede Kubon Tubuh di Desa Adat Guliang Kangin, Bangli, pada Minggu (29/3). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan pentingnya peran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terkait pelaksanaan tradisi dan upacara keagamaan.

​Dalam sambutannya, Giri Prasta menyoroti besarnya pengorbanan krama (warga) dalam menjalankan yadnya demi melestarikan tradisi leluhur. Pengorbanan tersebut tidak hanya berupa materi atau biaya, tetapi juga mencakup waktu, tenaga, pembangunan fisik pura, hingga penyediaan sarana prasarana upacara.

​"Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar masyarakat Bali dapat lebih fokus menjalankan kewajiban spiritual tanpa terbebani masalah biaya," tegas Giri Prasta.

​Lebih lanjut, Wagub Bali juga mendoakan agar krama, khususnya Semeton Arya Kubon Tubuh, senantiasa hidup rukun sagilik saguluk sabayan taka, serta mencapai kehidupan yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja.

​Sebagai bentuk wujud bhakti pribadi untuk mendukung kelancaran upacara:

  • Wagub Bali (I Nyoman Giri Prasta) menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta.
  • Bupati Bangli (Sang Nyoman Sedana Arta) menyerahkan sumbangan sebesar Rp10 juta.

​Rangkaian upacara ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan memberikan laba serta kedamaian bagi seluruh masyarakat.


Api Muncul dari Dalam Tanah di Jalan Badak Agung, Warga Geger!


Denpasar, punapigianyar.con - Warga di sekitar Jalan Badak Agung, Denpasar, Bali, dibuat geger oleh kemunculan api dari dalam tanah saat proses penggalian dilakukan. Peristiwa tak biasa ini terjadi ketika seorang warga tengah menggali tanah, namun tiba-tiba muncul nyala api kecil dari lubang yang digali.

Momen tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang penasaran sekaligus khawatir dengan fenomena langka tersebut. Warga sekitar langsung berdatangan untuk menyaksikan kejadian tersebut, sambil berhati-hati untuk tidak mendekati api yang masih menyala.

Dugaan sementara, api bisa muncul akibat adanya gas tertentu yang terperangkap di dalam tanah dan tersulut saat terkena gesekan atau udara terbuka. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kemunculan api tersebut.

Warga sekitar diimbau untuk berhati-hati dan tidak mendekati area tersebut sampai ada informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Fenomena ini menjadi viral di media sosial dan membuat warga Denpasar semakin penasaran. 

𝗔𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴, 𝗣𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗥𝗼𝗯𝗼𝗵


 BADUNG, punapigianyar.com– Angin kencang melanda wilayah Banjar Umahanyar Kaja, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Terjangan angin tersebut menyebabkan sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan, termasuk sebuah pelinggih yang roboh.


Kepala Lingkungan Banjar Umahanyar Kaja, I Wayan Suarta, menjelaskan angin kencang datang secara tiba-tiba dan berpusar di wilayah tersebut selama beberapa menit.

"Angin kencang sekitar 3–5 menit berpusar di Sading," ujar Suarta saat dikonfirmasi, Sabtu petang.

Dari pendataan awal di lapangan, tercatat empat rumah warga terdampak langsung akibat pusaran angin yang diduga merupakan angin puting beliung.

Tiga rumah di antaranya mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap bangunan.

"Genteng jatuh, ada atap dapur yang rusak," tutur Suarta menggambarkan kondisi kerusakan yang terjadi.

Selain kerusakan pada rumah warga, sebuah bangunan pelinggih yang berada di halaman rumah warga dilaporkan roboh akibat terpaan angin yang cukup kuat.

Meski menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan, Suarta memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Ia menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 Wita, dan hingga kini pihaknya bersama petugas masih melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan kondisi warga terdampak.

"Satu yang pelinggih di rumah warga roboh. Kejadian sekitar 15.30 Wita, masih saya cek di lapangan. Tadi petugas sudah cek kondisi rumah warga," pungkasnya. (ap)
    

Ketua DPRD Badung Hadiri Cek Kesehatan Gratis dan Penyerahan Sembako untuk Disabilitas di Kuta.


Badung, punapigianyar.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti hadir mendampingi Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa pada kegiatan sosial kemasyarakatan dalam rangka kunjungan kerja di wilayah Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, turut hadir Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Gusti Ayu Nyoman Trisna Anom Gumanti, Sabtu (28/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di kawasan Tsunami Shelter (Jaba Pura Segara Desa Adat Kuta) ini juga dihadiri oleh Ketua Gatriwara Kabupaten Badung, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta, serta undangan lainnya.


Acara diawali dengan kegiatan senam sehat Adi-Cipta yang diikuti oleh kelompok PKK dan kelompok lansia Kelurahan Kuta. Suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kesehatan dan kebugaran masyarakat.


Selanjutnya, dilakukan penyerahan tong komposter kepada 13 Kepala Lingkungan se-Kelurahan Kuta sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber. Selain itu, juga diserahkan paket sembako kepada para lansia serta masyarakat penyandang disabilitas di wilayah Kelurahan Kuta.


Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta aksi donor darah. Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turut berpartisipasi langsung dalam pemeriksaan kesehatan serta mengikuti donor darah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan sosial tersebut.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan melaksanakan kunjungan langsung ke rumah warga penyandang disabilitas di Lingkungan Pengabetan, Kelurahan Kuta. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta kepedulian terhadap sesama di Kabupaten Badung.

    

Ketua DPRD Badung Hadiri Cek Kesehatan Gratis dan Penyerahan Sembako untuk Disabilitas di Kuta.

 

MANGUPURA, punapigianyar.con – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti hadir mendampingi Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa pada kegiatan sosial kemasyarakatan dalam rangka kunjungan kerja di wilayah Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, turut hadir Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Gusti Ayu Nyoman Trisna Anom Gumanti, Sabtu (28/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Tsunami Shelter (Jaba Pura Segara Desa Adat Kuta) ini juga dihadiri oleh Ketua Gatriwara Kabupaten Badung, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta, serta undangan lainnya.

Acara diawali dengan kegiatan senam sehat Adi-Cipta yang diikuti oleh kelompok PKK dan kelompok lansia Kelurahan Kuta. Suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk peningkatan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan tong komposter kepada 13 Kepala Lingkungan se-Kelurahan Kuta sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber. Selain itu, juga diserahkan paket sembako kepada para lansia serta masyarakat penyandang disabilitas di wilayah Kelurahan Kuta.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta aksi donor darah. Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turut berpartisipasi langsung dalam pemeriksaan kesehatan serta mengikuti donor darah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan sosial tersebut.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan melaksanakan kunjungan langsung ke rumah warga penyandang disabilitas di Lingkungan Pengabetan, Kelurahan Kuta. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta kepedulian terhadap sesama di Kabupaten Badung.

    

Gubernur Bali Wayan Koster Terima Konjen China Zhang Zhisheng

 

Denpasar, punapigianyar.com - : Suasana penuh keakraban menyelimuti pertemuan antara Wayan Koster dan Zhang Zhisheng di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (26/3). Di balik dialog yang berlangsung santai, terselip harapan besar akan masa depan kemitraan yang semakin erat antara Bali dan Tiongkok.

Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan diplomatik, melainkan ruang diskusi strategis yang membuka peluang baru di berbagai sektor. Gubernur Bali menegaskan optimismenya bahwa hubungan yang telah terjalin dapat ditingkatkan ke tahap yang lebih konkret dan berdampak luas.

“Kami berharap akan terbuka lebih banyak peluang untuk memperkuat kemitraan dan menjalin kolaborasi baru ke depan,” ujar Wayan Koster, menandaskan komitmen Bali untuk terus berkembang melalui kerja sama internasional.

Dalam diskusi itu, Zhang Zhisheng menyoroti sejumlah sektor prioritas yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama, mulai dari investasi, perdagangan, pariwisata, hingga teknologi dan infrastruktur. Ia menekankan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih luas.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memfasilitasi transfer teknologi, serta meningkatkan promosi budaya. Pada akhirnya, hubungan antarbangsa akan semakin kokoh,” ungkapnya.

Di tengah dinamika global, perhatian terhadap nilai-nilai lokal juga menjadi sorotan penting. Zhang secara khusus menyampaikan dukungannya terhadap Bali dengan mengimbau wisatawan asal Tiongkok untuk selalu menghormati aturan, adat istiadat, dan kearifan lokal. Ia mencontohkan keberhasilan imbauan menjelang Hari Raya Nyepi, di mana wisatawan Tiongkok mematuhi seluruh ketentuan tanpa pelanggaran. Sebuah hal kecil yang mencerminkan rasa hormat besar terhadap budaya Bali.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan antarnegara tidak hanya dibangun melalui angka dan proyek, tetapi juga melalui saling pengertian dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya.

Lebih jauh, Zhang mengungkapkan bahwa Tiongkok baru saja merampungkan rencana pembangunan lima tahun ke depan (2026–2030), yang membuka berbagai peluang kerja sama baru dengan Indonesia, khususnya Bali. Ketertarikan terhadap visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menjadi salah satu titik temu yang menjanjikan.

Salah satu peluang konkret yang mengemuka adalah kerja sama di bidang pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Sejumlah perusahaan Tiongkok diketahui telah memenangkan tender proyek tersebut, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan Bali sebagai salah satu wilayah pelaksana.

Harapan akan kolaborasi ini tidak hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan solusi berkelanjutan bagi tantangan lingkungan. Sebuah kebutuhan mendesak di tengah pesatnya pertumbuhan pariwisata Bali.

Untuk memastikan kerja sama berjalan efektif, Zhang menegaskan komitmennya untuk membuka jalur komunikasi langsung dengan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. “Kami siap membantu koordinasi langsung dengan pihak terkait di negara kami,” ujarnya.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cinderamata khas daerah masing – masing. Dimana Gubernur Wayan Koster menyerahkan kain tenun Endek khas Bali, sebagai bentuk promosi hasil produksi UMKM lokal.

    

Dominasi Garuda, Elkan Baggott Tampil Solid saat Indonesia Tekuk Saint Kitts dan Nevis 4-0


Jakarta, punapigianyar.com – Timnas Indonesia tampil impresif saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).


Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah skuad Garuda melaju ke babak final setelah menunjukkan permainan dominan sejak awal pertandingan. Elkan Baggott yang kembali memperkuat tim tampil kokoh di lini belakang dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga pertahanan tetap solid.


Penampilan Baggott menjadi sorotan setelah menjalani comeback bersama tim nasional. Ia mampu menunjukkan performa meyakinkan serta kontribusi nyata dalam meredam serangan lawan sepanjang laga.


Di sisi lain, kemenangan Indonesia ditopang oleh ketajaman lini depan. Beckham Putra menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada babak pertama, sementara dua gol tambahan disumbangkan oleh Ole Romeny dan Mauro Zijlstra di babak kedua.


Sejak menit awal, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Perbedaan kualitas permainan terlihat jelas, dengan tekanan bertubi-tubi yang membuat tim lawan kesulitan mengembangkan permainan.


Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi tim asuhan pelatih baru yang menunjukkan performa solid dan konsisten. Jika tren ini terus dipertahankan, Indonesia berpeluang besar tampil kompetitif di laga final mendatang.


Selain itu, penampilan Elkan Baggott yang kembali ke performa terbaiknya memberikan tambahan kekuatan bagi lini pertahanan Indonesia, sekaligus membuka peluangnya kembali menjadi pilihan utama di skuad Garuda ke depan.

    

Hari Air Sedunia 2026: Wabup Ajak Masyarakat Tuntaskan Masalah Sampah Sejak dari Rumah

 

Badung, punapigianyar.com - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta, memimpin apel Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) Tahun 2026 di Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/3).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, jajaran Forkopimda Badung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan l Made Agus Aryawan, Asisten Administrasi Umum l Wayan Wijana, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan l Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, para Ketua Organisasi Kewanitaan, kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Badung, Lurah Tuban, serta undangan lainnya. Apel Peringatan Hari Air Sedunia ini mengusung tema “Water and Gender” atau “Air dan Kesetaraan Gender” dan dirangkaikan dengan aksi kebersihan (Korve) di kawasan Pantai Kelan. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kelestarian air merupakan tanggung jawab bersama, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut. 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan secara simbolis bantuan 30 unit tong komposter kepada para Lurah se-Kecamatan Kuta. Bantuan ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) CSR dari RS. Kasih Ibu, sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat sumber.


Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, stakeholder, dan masyarakat yang telah melaksanakan aksi kebersihan serentak di pesisir pantai Badung. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan dan inklusif.

    

Bupati Beri Dukungan Putri Indonesia Bali 2026

Badung, punapigianyar.com - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memberikan apresiasi dan dukungan kepada Putri Indonesia Bali tahun 2026, Victoria Veronica Titisari Kosasieputri yang akan mengikuti ajang Putri Indonesia 2026. Dukungan tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi Putri Indonesia Bali tahun 2026 Victoria Veronica Titisari Kosasieputri bersama keluarga di Puspem Badung, Jumat (27/3).

Menurut Bupati, ajang ini tidak hanya untuk memilih Putri Indonesia, namun memiliki misi besar dalam bidang kebudayaan maupun pariwisata. Dalam pemilihan nanti Bupati berharap Putri Indonesia Bali asal Badung ini dapat memberikan informasi tentang seni budaya Bali dan budaya Indonesia pada umumnya. “Disamping penampilan, tentu adik harus menyiapkan wawasan sehingga memiliki kemampuan dan ketenangan dalam menjawab pertanyaan. Selain itu perilaku harus dijaga serta publik speaking dan penguasaan bahasa inggris juga menjadi nilai plus,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya menguasai wawasan tentang geopolitik, mandiri energi, isu lingkungan terutamanya masalah sampah serta wawasan tentang menyikapi kelangkaan yang berdampak pada inflasi. “Pada prinsipnya kami selaku bupati dan pemerintah kabupaten badung sangat mengapresiasi dan mendukung ajang Putri Indonesia ini, terlebih wakil Bali berasal dari Badung. Kami mendoakan semoga meraih prestasi dan menjadi juara, sehingga kami Pemkab Badung dapat memberikan apresiasi dalam bentuk reward kepada masyarakat badung yang mampu mengukir prestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional,” jelasnya.

Sementara Putri Indonesia Bali tahun 2026, Victoria Veronica Titisari Kosasieputri menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang begitu baik dari Bupati Badung bersama Ketua TP PKK Badung. Apresiasi, dukungan dan motivasi yang telah diberikan akan dijadikan bekal yang sangat berharga dalam mengikuti ajang Putri Indonesia nanti. “Terima kasih atas motivasi dan dukungan Bapak Bupati bersama Ibu. Ini akan saya jadikan bekal dalam mengikuti ajang Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan 24 April mendatang di Jakarta,” ujarnya.


    

Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta, memimpin apel Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) Tahun 2026 di Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/03/2026).


Badung, punapigianyar.com - Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Kajari Badung  Sutrisno Margi Utomo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan l Made Agus Aryawan, Asisten Administrasi Umum l Wayan Wijana, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan l Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, para Ketua Organisasi Kewanitaan, kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Badung, Lurah Tuban, serta undangan lainnya. 

Apel Peringatan Hari Air Sedunia ini mengusung tema “Water and Gender” atau “Air dan Kesetaraan Gender” dan dirangkaikan dengan aksi kebersihan (Korve) di kawasan Pantai Kelan. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kelestarian air merupakan tanggung jawab bersama, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan secara simbolis bantuan 30 unit tong komposter kepada para Lurah se-Kecamatan Kuta. Bantuan ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) CSR dari RS. Kasih Ibu, sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat sumber.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, stakeholder, dan masyarakat yang telah melaksanakan aksi kebersihan serentak di pesisir pantai Badung. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan dan inklusif.

“Persoalan sampah tidak akan pernah selesai jika kita hanya berfokus pada pembersihan di hilir. Oleh karena itu, mulai 1 April 2026, tidak boleh lagi ada sampah organik yang dibawa ke TPA Suwung. Sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari Camat, Perbekel/Lurah hingga Bendesa Adat, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Wabup juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, khususnya kontribusi RS Kasih Ibu dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat melalui bantuan tong komposter. 

Menurutnya, kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan fondasi utama sektor pariwisata di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, lingkungan yang bersih dan lestari harus terus dijaga sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Aksi hari ini diharapkan menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat, dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci mewujudkan Badung yang bersih, indah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Prokompim/Badung)

    

Niat Bersembahyang, 12 Pemedek Asal Denpasar Diserang Lebah di Pura Payasan Besakih


KARANGASEM, punapigianyar.com – Niat tulus rombongan pemedek asal Desa Padangsambian Kelod, Denpasar, untuk bersembahyang di Pura Payasan, Besakih, berujung kepanikan. Sebanyak 12 orang dalam rombongan tersebut harus dilarikan ke puskesmas setelah diserang secara mendadak oleh kawanan lebah pada Kamis (26/3/2026) sore.

​Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata, membeberkan bahwa rombongan tersebut awalnya datang dengan tenang menggunakan tiga buah mobil. Ketegangan baru dimulai ketika mereka turun dari parkiran bawah dan berjalan kaki menuju area pura.

​Secara tiba-tiba, dengungan kawanan lebah pemarah datang menyerbu. Sontak, para pemedek yang terdiri dari orang dewasa, lansia, hingga anak-anak ini panik dan berlarian menyelamatkan diri.

​Gerak Cepat Petugas

​Beruntung, salah satu pemedek berhasil meloloskan diri dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rendang.

​Mendapat laporan darurat, tim gabungan yang terdiri dari:

  1. ​Petugas Kepolisian Polsek Rendang
  2. ​Tenaga Medis
  3. ​Warga masyarakat setempat

​Langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dramatis dan membawa para korban ke Puskesmas Rendang.

​Alami Lemas hingga Diare

​Kompol I Made Berata mengonfirmasi bahwa dari 12 korban (7 pria dan 5 wanita), beberapa di antaranya sempat mengalami gejala yang cukup mengkhawatirkan akibat banyaknya jumlah sengatan di tubuh mereka.

​"Beberapa korban yang mengalami sengatan dalam jumlah cukup banyak sempat mengeluhkan kondisi lemas serta diare," ungkap Berata, Jumat (27/3/2026).

​Setelah beberapa jam menjalani observasi intensif dan perawatan oleh tim medis, kondisi seluruh pemedek akhirnya berangsur pulih dan mereka diizinkan untuk kembali ke Denpasar.

Ketua DPRD Badung Bersama Wakil Bupati Badung Peringati World Water Day dan Gelar Korvei di Pantai Kelan.


Badung, punapigianyar.com – Dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperingati Hari Air Sedunia (World Water Day) tahun 2026, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta atas nama Pemerintahan Kabupaten Badung berkomitmen nyata terhadap kepedulian lingkungan melalui aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Kelan, Jumat (27/3/2026).


Kegiatan diawali dengan apel peringatan Hari Air Sedunia tingkat Kabupaten Badung yang berlangsung khidmat. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya air serta meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan korvei atau aksi kebersihan lingkungan di sepanjang Pantai Kelan. Para peserta secara gotong royong membersihkan sampah plastik dan limbah lainnya yang berpotensi merusak ekosistem laut. Aksi ini juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana, serta Anggota DPRD Badung Yunita Oktarini. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan jajaran OPD terkait, unsur TNI/Polri, pelajar, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi aktif.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga kelestarian ekosistem pesisir di Kabupaten Badung dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.

    

Briefing Pejabat Pemprov Bali, Gubernur Koster Minta Tancap Gas Percepat Pelaksanaan Program Pembangunan


Denpasar, punapigianyar.com - Gubernur Bali Wayan Koster meminta tancap gas mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah. Gubernur Koster menyampaikan itu ketika memberi briefing kepada pejabat di lingkungan Pemprov Bali. Kegiatan berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Kamis (26/3), turut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan melibatkan pejabat serta kelompok ahli pembangunan Gubernur Bali. Selain secara offline, sebagian pejabat eselon empat mengikuti pengarahan gubernur secara daring.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan bahwa ia memandang perlu memberi briefing pada jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Bali agar mampu menyatukan langkah dengan spirit kebersamaan. 

Oleh sebab itu, seluruh pejabat diminta membaca dan memahami Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru yang telah tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan atau 100 Tahun Bali Era Baru periode 2025–2125.

Genap satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wagub Giri Prasta, ia ingin semua pejabat dan pegawai Pemprov Bali membaca serta memahami visi yang telah dijabarkan dalam berbagai program pembangunan. 

“Ini sudah setahun, harus sudah masuk di kepala. Pahami secara kognitif, rasakan secara afektif dan gerakkan secara psikomotorik. Pahami secara utuh, jangan setengah-setengah, apalagi seperempat,” ujarnya. 

Jika seluruh pejabat dan pegawai Pemprov Bali bergerak bersama dengan sigap dan pemahaman penuh, ia yakin seluruh masyarakat Bali mampu dijangkau dan diberi pemahaman tentang program yang sedang dan akan dilaksanakan. “Ini penting agar masyarakat tahu mereka mau dibawa ke mana,” imbuhnya. Gubernur Koster mendorong jajaran Pemprov Bali tancap gas karena lima tahun ini merupakan masa penentu dalam membangun pondasi yang kokoh untuk Bali yang lebih baik di masa yang akan datang.

Masih dalam arahannya, Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini memberi penekanan pada Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Provinsi Bali yang menjadi salah satu dasar hukum pelaksanaan program pembangunan Daerah Bali. Undang-undang ini memberi sejumlah keuntungan bagi Bali. 
Salah satunya diatur dalam Pasar 8 Ayat (3) yang menyebutkan bahwa dalam rangka pelindungan kebudayaan dan lingkungan alam Bali, Pemerintah Daerah Provinsi Bali dapat memperoleh sumber pendanaan yang berasal dari pungutan bagi wisatawan asing dan kontribusi dari sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Lebih jauh ia menerangkan, Pungutan Wisatawan Asing (PWA) sudah berjalan sejak tahun 2024 dan hingga akhir tahun tersebut, wisman yang tercatat membayar pungutan sebanyak 2,1 juta dari total 6,3 wisman yang berkunjung ke Bali. 

“32 persen wisatawan mancanegara membayar PWA dan terkumpul dana Rp. 318 miliar,” terangnya. 
Karena belum optimal, Gubernur Koster kembali melakukan evaluasi hingga ada perubahan payung hukum dari Perda No. 6 Tahun 2023 menjadi Perda No. 2 Tahun 2025. 

Salah satu poin penting dalam perubahan Perda adalah adanya imbal jasa bagi para pihak yang diajak dalam penyelenggaraan program PWA. Perubahan regulasi ini mampu sedikit menaikkan partisipasi wisman dalam membayar PWA dari 32 persen menjadi 35 persen. “Kalau jumlahnya, 2,4 juta dari total jumlah wisman sebanyak 7 juta dengan total pendapatan Rp. 369 miliar,” imbuhnya.

Gubernur Koster mengakui bahwa realisasi PWA belum optimal, namun ia memastikan tidak ada korupsi atau penyelewengan karena pembayarannya dilakukan cashless. “Kalau ada yang mempersoalkan, seluruh jajaran harus kompak mengatakan bahwa ini dibayar secara digital, dasar hukumnya adalah UU Nomor 15 Tahun 2023 dan diatur dalam Perda,” cetusnya.

Gubernur Bali dua periode ini juga menyayangkan opini negatif yang berkembang seputar PWA. Bombardir informasi di medsos yang menyebut ada penyelewengan dalam PWA berdampak pada tingkat partisipasi pembayaran.

 “Dampaknya, pembayaran PWA langsung menurun, hingga Maret 2026 baru terkumpul Rp. 64 miliar. 
Ini menurun dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Untuk itu saya minta Kadis Pariwisata lebih serius. Kerjakan sesuai kemampuan dan ranah bapak. Saya akan mengurus ke pusat agar kita bisa melibatkan Imigrasi. Ini jalannya masih panjang, saya sudah bertemu beberapa menteri terkait,” paparnya.

Selanjutnya, Gubernur Koster menjabarkan enam bidang prioritas Pembangunan Bali yaitu, 1.Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya serta Kearifan Lokal, 2. Kesehatan, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, 3. Ekonomi Kerthi Bali; Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Perindustrian dan Perdagangan, UMKM dan Koperasi, Ekonomi Kreatif dan Digital, serta Pariwisata, 4. Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara serta Transportasi, 5. Lingkungan, Kehutanan, dan Energi, 6. Bali Pulau Digital dan Keamanan Bali. 

Ia pun mengevaluasi sejumlah kepala dinas dan mendorong langkah lebih progresif untuk percepatan capaian program kerja. Kadisdikpora Bali diminta mengawal program Satu Keluarga Satu Sarjana serta memperluas penggunaan Keyboard Aksara Bali di SD dan SMP.

 Dinas Kesehatan didorong untuk mempercepat implementasi Perda Bali No. 6/2020 dan Pergub Bali No. 55/2019 tentang pelayanan kesehatan tradisional Bali, memantapkan pelaksanaan kebijakan standar penyelenggaraan kesehatan dan menurunkan angka stunting dengan target di bawah 5%. 

Sementara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diberi tanggung jawab untuk mempercepat terwujudnya daulat pangan, memantapkan sistem pertanian organik serta percepatan budidaya kelapa untuk sarana upakara dan bahan baku gula serta Arak Bali. Khusus tentang kedaulatan pangan, Gubernur Koster memberi atensi pada perluasan penanaman bawang putih untuk memenuhi kebutuhan Bali, industri pariwisata dan ekspor. 

Sementara Disnaker dan ESDM Bali diminta lebih serius menggarap aplikasi pendataan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali. “Di bidang energi, intensifkan program PLTS atap di perkantoran, mall dan hotel. Penggunaan kendaraan listrik juga perlu terus didorong,” pungkasnya.(*)

Briefing Pejabat Pemprov, Gubernur Koster Tancap Gas Percepat Pelaksanaan Program Pembangunan Daerah

 



Tancap gas untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah,  Gubernur Wayan Koster memberi briefing kepada pejabat di lingkungan Pemprov Bali. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Kamis (26/3), dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan melibatkan pejabat serta kelompok ahli pembangunan Gubernur Bali. Selain secara offline, sebagian pejabat eselon empat mengikuti pengarahan gubernur secara daring.


Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan bahwa ia memandang perlu memberi breafing pada jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Bali agar mampu menyatukan langkah dengan spirit kebersamaan. Oleh sebab itu, seluruh pejabat diminta membaca dan memahami Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru yang telah tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan atau 100 Tahun Bali Era Baru periode 2025–2125.


Genap satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wagub Giri Prasta, ia ingin semua pejabat dan pegawai Pemprov Bali membaca serta memahami visi yang telah dijabarkan dalam berbagai program pembangunan. “Ini sudah setahun, harus sudah masuk di kepala. Pahami secara kognitif, rasakan secara afektif dan gerakkan secara psikomotorik. Pahami secara utuh, jangan setengah-setengah, apalagi seperempat,” ujarnya. Jika seluruh pejabat dan pegawai Pemprov Bali bergerak bersama dengan sigap dan pemahaman penuh, ia yakin seluruh masyarakat Bali mampu dijangkau dan diberi pemahaman tentang program yang sedang dan akan dilaksanakan. “Ini penting agar masyarakat tahu mereka mau dibawa ke mana,” imbuhnya. Gubernur Koster mendorong jajaran Pemprov Bali tancap gas karena lima tahun ini merupakan masa penentu dalam membangun pondasi yang kokoh untuk Bali yang lebih baik di masa yang akan datang.


Masih dalam arahannya, Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini memberi penekanan pada Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Provinsi Bali yang menjadi salah satu dasar hukum pelaksanaan program pembangunan Daerah Bali. Undang-undang ini memberi sejumlah keuntungan bagi Bali. Salah satunya diatur dalam Pasar 8 Ayat (3) yang menyebutkan bahwa dalam rangka pelindungan kebudayaan dan lingkungan alam Bali, Pemerintah Daerah Provinsi Bali dapat memperoleh sumber pendanaan yang berasal dari pungutan bagi wisatawan asing dan kontribusi dari sumber lain yang sah dan tidak mengikat.


Lebih jauh ia menerangkan, Pungutan Wisatawan Asing sudah berjalan sejak tahun 2024 dan hingga akhir tahun tersebut, wisman yang tercatat membayar pungutan sebanyak 2,1 juta dari total 6,3 wisman yang berkunjung ke Bali. “32 persen wisatawan manca negara membayar PWA dan terkumpul dana Rp. 318 miliar,” terangnya. Karena belum optimal, Gubernur Koster kembali melakukan evaluasi hingga ada perubahan payung hukum dari Perda No. 6 Tahun 2023 menjadi Perda No. 2 Tahun 2025. Salah satu point penting dalam perubahan Perda adalah adanya imbal jasa bagi para pihak yang diajak dalam penyelenggaraan program PWA. Perubahan regulasi ini mampu sedikit menaikkan partisipasi wisman dalam membayar PWA dari 32 persen menjadi 35 persen. “Kalau jumlahnya, 2,4 juta dari total jumlah wisman sebanyak 7 juta dengan total pendapatan Rp. 369 miliar,” imbuhnya.


Gubernur Koster mengakui bahwa realisasi PWA belum optimal, namun ia memastikan tidak ada korupsi atau penyelewengan karena pembayarannya dilakukan cashless. “Kalau ada yang mempersoalkan, seluruh jajaran harus kompak mengatakan bahwa ini dibayar secara digital, dasar hukumnya adalah UU Nomor 15 Tahun 2023 dan diatur dalam Perda,” cetusnya.


Gubernur Bali dua periode ini juga menyayangkan opini negatif yang berkembang seputar PWA. Bombardir informasi di medsos yeng menyebut ada penyelewengan dalam PWA berdampak pada tingkat partisipasi pembayaran. “Dampaknya, pembayaran PWA langsung menurun, hingga Maret 2026 baru terkumpul Rp. 64 miliar. Ini menurun dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Untuk itu saya minta Kadis Pariwisata lebih serius. Kerjakan sesuai kemampuan dan ranah bapak. Saya akan mengurus ke pusat agar kita bisa melibatkan Imigrasi. Ini jalannya masih panjang, saya sudah bertemu beberapa menteri terkait,” paparnya.


Selanjutnya, Gubernur Koster menjabarkan enam bidang prioritas Pembangunan Bali yaitu, 1.Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya serta Kearifan Lokal, 2. Kesehatan, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, 3. Ekonomi Kerthi Bali; Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Perindustrian dan Perdagangan, UMKM dan Koperasi, Ekonomi Kreatif dan Digital, serta Pariwisata, 4. Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara serta Transportasi, 5. Lingkungan, Kehutanan, dan Energi, 6. Bali Pulau Digital dan Keamanan Bali. 


Ia pun mengevaluasi sejumlah kepala dinas dan mendorong langkah lebih progresif untuk percepatan capaian program kerja. Kadisdikpora Bali diminta mengawal program Satu Keluarga Satu Sarjana serta memperluas penggunaan Keyboard Aksara Bali di SD dan SMP. Dinas Kesehatan didorong untuk mempercepat implementasi Perda Bali No. 6/2020 dan Pergub Bali No. 55/2019 tentang layanan kesehatan tradisional Bali, memantapkan pelaksanaan kebijakan standar penyelenggaraan kesehatan dan menurunkan angka stunting dengan target di bawah 5%. Sementara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diberi tanggung jawab untuk mempercepat terwujudnya daulat pangan, memantapkan sistem pertanian organik serta percepatan budidaya kelapa untuk sarana upakara dan bahan baku gula serta Arak Bali. Khusus tentang kedaulatan pangan, Gubernur Koster memberi atensi pada perluasan penanaman bawang putih untuk memenuhi kebutuhan Bali, industri pariwisata dan ekspor. Sementara Disnaker dan ESDM Bali diminta lebih serius menggarap aplikasi pendataan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali. “Di bidang energi, intensifkan program PLTS atap di perkantoran, mall dan hotel. Penggunaan kendaraan listrik juga perlu terus didorong,” pungkasnya.